Jumat, 19 September 2014

Face-name recall

Baru-baru ini saya menerima e-mail dari Lumocity yang saya pandang unik dan berguna untuk diketahui oleh banyak orang. Seperti dulu ketika saya menerima e-mail dari Dr.OZ Amerika tentang resiko mengkonsumsi  kedelai import dan pemanis buatan, maka kali ini juga saya sarikan surat dari Lumocity. Kali ini tentang bagaimana mengingat wajah seseorang. Saya pikir ini pas bagi guru dan Dosen.
Dalam sebuah penelitian di tahun 2008, para peneliti dari Emory University meneliti beberapa strategi baru yang menarik untuk mengingat sebuah nama melalui pengenalan wajah-the ability to remember name recall, atau kemampuan untuk mengingat nama.
Lebih dari 3 sesi diperlukan untuk penelitian itu, peneliti berusaha untuk meningkatkan kemampuan mengingat wajah- to remember name recall- pada orang dewasa dengan teknik Mild Cognitive Impairment, atau MCI. Seringkali tahap peralihan antara penuaan normal dan Alzheimer, MCI ditandai dengan sedikit adanya “selip” mengingat dalam kemampuan kognitif seperti mengingat dan pengambilan kebijakan.



Permission Lumocity


Mengapa Face-name recall penting bagi peneliti?
Wajah-nama recall menjadi minat khusus bagi para peneliti karena baik MCI dan pasien Alzheimer memiliki kinerja di bawah rata-rata dalam kemampuan ini. Yang penting, face-name recall dikaitkan dengan kemampuan memori eksplisit, yang bergantung pada bagian otak yang paling parah terkena penyakit ini.
Memori eksplisit adalah "kesadaran" memori seseorang untuk mengingat fakta dan peristiwa tertentu, sebagai lawan dari "bawah sadar" sebagai memori implisit. Mengingat kepemilikan Surat Izin Mengemudi (SIM)  spesifik menunjuk pada memori eksplisit, tetapi bagaimana cara seseorang mengemudi secara umum menunjuk pada memori implisit.

2 jenis strategi memori
Para peneliti merekrut 8 orang dewasa dengan MCI yang dilaporkan mampu melaksanakan kegiatan dasar hidup sehari-hari sendiri – walaupun kemampuan kognitif mereka terganggu, tetapi tidak  untuk mengganggu kehidupan mereka.
Pertama, peserta mengambil tes face-name recall sederhana -untuk membangun kemampuan dasar. Setelah menonton daftar master 90 wajah dan nama mereka dipasangkan, peserta mengisi kuesioner pilihan ganda pada orang-orang yang baru saja dilihatnya.
Dalam 3 sesi yang diikuti, setiap peserta diajarkan untuk menggunakan 2 strategi memori,  peneliti menanyai mereka pada 45 wajah-nama pasangan dari daftar induk. Peserta mencari isyarat visual - seperti fitur wajah yang unik - dan isyarat verbal - seperti memberikan setiap orang julukan yang mengesankan. Kedua strategi memori ini berasal dari (Neurorehabilitation ekologis Berorientasi Memory) atau -EON- yang memprogram sebuah buku panduan tentang strategi memori yang diterbitkan pada tahun 2007 dan digunakan dalam berbagai  penelitian

Permission Lumocity

Face-name recall  satu bulan kemudian
Sebulan setelah pelatihan, peserta kembali diuji dengan mengamati  90 pasangan wajah-
face-name recall 
sesuai dalam daftar induk,  hanya saja kali ini, mereka akan melihat setengahnya saja dari  nama-nama dalam pelatihan sebulan lalu. Peningkatan akurasi para peserta  untuk mengingat 45 nama yang sudah dilatihkan sebelumnya berkisar antara 27% sampai 69%  setelah 3 kali sesi. Tetapi yang lebih mengesankan adalah adanya peserta yang meningkat kemampuan face-name recall nya untuk mengingat nama, padahal mereka tidak dilibatkan dalam sesi melihat sebelumnya dalam pelatihan yang ke dua  itu.
Dan akurasi recall bukanlah satu-satunya manfaat yang diamati. Peserta juga menjawab lebih cepat dan dilaporkan menjadi lebih percaya diri tentang pilihan mereka.
Apa selanjutnya?
Ini adalah awal penelitian kecil, dan para peneliti yang terlibat menekankan perlunya penyelidikan lebih ketat lagi. Tapi tentu tidak ada salahnya untuk mencoba beberapa strategi memori ini dalam kehidupan Anda sendiri. Cobalah memilih sebuah fitur unik sebuah wajah saat Anda bertemu seseorang di sebuah pesta makan malam, atau membuat panggilan kenangan unik lainnya saat Anda bertemu pada sebuah kumpulan untuk berlatih face-name recall.

Just Relax!

Kamis, 26 Juni 2014

Bali



Bali, nama yang tak kunjung selesai dibicarakan. Dari sisi mana kita mau meninjau, Bali selalu menarik untuk dilihat, dibicarakan dan dikunjungi. Pariwisata berbasis seni dan tradisi sangat dominan disana mengalahkan berita tentang politik dan bisnis. Segala infrastruktur yang mendukung pariwisata memang berbau bisnis tetapi pembicaraan bisnis masih kalah dengan basis seni dan tradisi. Loh.., bagaimana jelasnya? Orang yang berkunjung kesana dalam pikirannya hanya ada kegembiraan dan bersenang-senang. Satu dua hal mungkin ada pembicaraan bisnis dan politik selebihnya akan kembali pada keinginan refresing.
Melihat langsung segala hiruk pikuk di Bali sungguh mengasikkan. Saat itu tanggal 29 Mei 2014 saya melihat penduduk Bali menyiapkan rangkaian hari Kuningan, maka di sembarang tempat nampak pernik-pernik simbol keagamaan, bahkan motor dan mobil dipasangi bunga sesaji. Unik!
Kalau ingin melihat pentas seni dengan harga tiket yang terjangkau cobalah kunjungi Reog Dance dan Kecak. Atau wisata pantai yang berair tenang seperti pantai Kuta atau menanti sunrise di Sanur atau berkunjung ke pantai Pandawa. Pantai ini dibuatkan jalan dengan cara membelah pegunungan, tidak alami memang tapi kalau anda tidak peduli tidak jadi masalah. Mungkin anda ingin juga ke hutan Sangeh yang banyak kera? ada nasehat bagus untuk anda, ajaklah guide atau tukang foto disana.


Jalan di tepi pantai Pandawa nampak membelah gunung


Bagi anda yang belum sempat ke Bali, ini beberapa foto yang dapat dipakai sebagai pertimbangan:

Pura Tanah Lot

Danau Brantan di Bedugul, sejuk dan tenang, banyak yang berpose disana

Calonarang dalam Barong Dance, menggambarkan persaingan antara kejahatan dan kebaikan yang bersaing tak kunjung selesai

Pertunjukan kebal senjata di Barong Dance

Di pantai Kuta anda bisa berenang-renang seperti itu

Jangan lupa mintalah Bus atau Taxi yang anda tumpangi untuk melalui Tol yang melintasi laut ini, bisa menyegarkan pikiran
Atau anda mau bersantai di Tanjung Benoa?
Kalau suka bisa di Sanur menikmati pemandangan yang eksotis
Cinderamata khas Bali, Lima puluh ribu rupiah dapat 5 buah!
Tari Pendet yang dinamis. Ada unsur erotis didalamnya.


Just Relax!

Jumat, 14 Februari 2014

Gunung Kelud

Memang sudah diprediksi kalau gunung Kelud yang terletak diantara Blitar, Malang dan Kediri Jawa Timur akan meletus. Membandingkan dengan erupsi gunung Merapi pada tahun 2010 yang lalu memang tidak bisa mengingat posisi saya dengan gunung Kelud lebih dari 200 Km. Sedang jarak rumah saya dengan Merapi hanya 17 Km. Tetapi yang menarik adalah ketebalan abu gunung Kelud pada erupsi kali ini yang jatuh di dusun saya bisa mencapai 2 cm ketebalannya. Padahal pada waktu erupsi gunung Merapi tahun 2010 yang lalu tidak sampai 1 cm tebalnya. Mungkin masalah arah angin yang menyebabkan.
Kamis malam sekitar pukul 23.45 an terdengar 3 kali letusan. Letusan pertama dengan kedua berjarak beberapa menit sedang letusan ke dua dan ketiga terdengar lebih rapat waktunya. Membayangkan seperti apa suara letusan itu agak sulit mengingat jarak yang relatif cukup jauh. Tetapi kira-kira begini, kalau ada orang menghantamkan balok kayu di dinding rumah anda dan anda di ruang sebaliknya ya seperti itu gambaran bunyi letusan yang terdengar. Saat itu kaca jendela rumah bergetar sekejap. Suara letusan kedua dan ketiga agak lebih lemah kedengarannya. Sebelumnya sekitar jam 22.00 wib saya mendengar suara gemuruh seperti suara kereta api campur suara pesawat. Tidak terlalu keras tetapi cukup jelas. Posisi saya saat itu berada diluar rumah.
Pagi harinya sekitar sebelum subuh kira-kira pukul 3.30 wib hujan abu tipis mulai nampak berjatuhan disekitar kami. Setelah subuh semakin banyak dan tebal bahkan langit gelap. Saat tulisan ini dibuat suasananya masih seperti jam 6 pagi, temaram, padahal saat ini menunjukan pukul 09.25. Biasanya di Yogyakarta jam seperti saat ini sudah ramai dan sibuk. Pada saat ini Bandara Juanda di Surabaya, Abdul Rahman Saleh di Malang, Adi Sumarmo di Boyolali dan Adi Sucipto Yogyakarta tidak melayani penerbangan. 
Inilah beberapa foto yang diambil pada pagi hari ini Jumat 14 Februari 2014.

Halaman nampak memutih karena abu gunung Kelud

Ketebalnnya bisa mencapai 2cm

Abu menumpuk di buah jeruk

Abu gunung Kelud diatas genting berjarak lebih dari 200 km.

Langit gelap

Jalan di dusun kami yang memutih

Memenuhi jalan

Langit gelap debu vulkanik gunung Kelud  14 Februari 2014
Ini adalah letusan Merapi 2010 yang saya potret ketika itu. Nampak menembus awan!
Kebetulan saja seperti ada gambar raksasa disitu.

Rabu, 06 November 2013

Misteri Obsidian


Cerita tentang Obsidian di khasanah per-akik-an termasuk digolongkan dalam batuan membawa keberuntungan. Bahkan di Eropa batu ini dipercayai sebagai jimat pengusir roh jahat yang harus dimiliki di  tiap rumah. Lihat saja berbagai pendapat ini: 
1. Memperlancar peredaran darah
2. Memperkuat sistem imun tubuh
3. Membantu proses detoksifikasi pada tubuh
5. Mempercepat penyembuhan semua penyakit
Atau pendapat yang ini:
Batu obsidian dipercayai memiliki pengaruh-pengaruh antara lain;
1. Menyembuhkan penyakit yang terdapat di area sirkulasi darah.
2. Menghilangkan penyumbatan dalam aliran darah pada  masa proses penyembuhan.
3. Meningkatkan kebijaksanaan dan kekuatan.
4. Orang juga percaya siapa yang memakai batu ini akan mempunyai kekuatan gaib dan dirinya akan dan
    terlindungi dari penyakit kulit.
 5.Dalam sisi astrologi, obsidian di kaitkan dengan zodiac Sagitarius dan hadiah pernikahan yang sangat 
    diharapkan.
Obsidian bukanlah batu dalam arti benar-benar batuan tetapi lebih merupakan batuan beku ekstrusif dari peristiwa erupsi vulkanik. Ketika gunung meletus ada aliran lava yang masuk ke air atau sungai atau danau dan tentu saja membeku dengan cepat. Setelah mengalami masa ribuan tahun dan tanah tersingkap maka nampaklah obsidian itu berwarna warni tergantung pada mineral yang ada disitu. Obsidian juga dikenal dengan sebutan kaca vulkanik karena bening tampilannya dan seorang geologi mineralogi Fredirich Mohs memberi nilai kekerasan antara 5 - 5.5 pada skala yang dibuatnya. Nilai ini didasarkan pada kemampuan menggores dan digores oleh batuan lain yang lebih keras. Sebagai pembanding intan mempunyai nilai 10 pada skala Mohs.
Lantas apa hebatnya batuan obsidian? Selain cerita tentang lava yang membeku di air tadi juga adanya susunan mineral yang terdiri dari 70 - 75% berupa SiO2, dan MgO, Fe3O4  inilah yang diduga bisa memantulkan gelombang Alfa. Menurut cerita mahluk halus suka keluyuran pada level gelombang ini.

Walahualam bisawab.

Berikut ini berapa foto batu Obsidian:

Obsidian ini besarnya mendekati satu kaleng roti wafer, warnanya biru.


Mineral yang terjebak menyerupai jarum pentul itu menunjukkan 
kemana lava mengalir.

Ornamen gelembung udara yang terjebak seperti itu
memberitahu kita bagaimana proses terbentuknya Obsidian saat itu.
 Mungkin didalamnya ada informasi ribuan tahun yang lalu.

Warna unik batu Obsidian, anda ragu bagaimana itu?


Inilah jawabannya, Obsidian memang mirip kaca tembus pandang!

 
Yang ini bukan obsidian tetapi fosil kayu, sangat beda  texturnya.

Cocok sebagai tempat hiasan.



Just Relax!

Minggu, 29 September 2013

Pantai Selatan Yogyakarta

Kalau sedang di  Yogyakarta, setelah melihat-lihat produk budaya dan wisata sejarah beri waktu juga berkendara menuju ke pantai-pantai selatan di Yogyakarta. Banyak cara bisa ditempuh menuju kesana, bisa memakai angkutan umum sampai jam 17.00 wib atau menggunakan kendaraan pribadi. Tidak seperti touring ke Pantai Baron dan sekitarnya di Gunung Kidul Yogyakarta yang berliku naik turun gunung, perjalanan ke Parangtritis  sangat gampang, dari kota Yogyakarta lurus saja ambil kearah selatan dari pojok Benteng Wetan kearah Parangtritis. Kira-kira perlu waktu sekitar 45 menit untuk sampai di Parangtritis, Parangkusuma atau pantai Depok tempat para nelayan melaut. Kalau menggunakan sepeda motor kendarai santai saja nikmati terpaan angin laut sepanjang perjalanan khususnya sekitar 6 km sebelum pantai.
Pantai selatan Yogyakarta tidak sekedar lanskap keindahan natural tapi penuh dengan cerita misteri atau legenda. Banyak penduduk disana bisa membantu anda mendapatkan cerita itu, santai duduk di warung dan dengarkan mereka. Mereka dengan senang hati dan gembira akan membantu anda.
Sekitar 4 km sebelum masuk area pantai akan dijumpai jembatan Kretek yang dibangun sekitar tahun 90an. Dulu sebelum ada jembatan ini jika akan ke Parangtritis dan sekitarnya harus menyeberang menggunakan perahu sesek dari bambu. Saya pernah mengalami beberapa kali menyeberang melintasi gabungan sungai Opak dan Oya ini, asyik tapi was-was juga!

Jembatan Kretek
Sungai inilah yang dulu diduga, ribuan tahun yang lalu, membawa material pasir hasil erupsi gunung Merapi sampai ke pantai selatan Yogyakarta. Setelah mengalami terpaan ombak dan panas dingin cuaca akhirnya tertumpuk di sepanjang pantai Parangtritis dan Parangkusuma menjadi sand dune atau gumuk pasir yang unik. Konon gumuk pasir disepanjang pantai ini merupakan yang terluas ke dua setelah gumuk pasir di New Mexico.

Parangtritis sand dune. kalau pas tiba waktunya banyak bunga clere sede mekar disini.
Gumuk pasir Parangtritis menyerupai lengkungan bulan sabit.

Gumuk pasir dilihat dari atas.
Memotret di area selatan Yogyakarta sering menemui hal-hal mistis. Apa yang aneh di gambar atas?!

Tali diatas pohon itu tidak pernah nampak ada di posisi itu. Kalau anda menduga itu merupakan sulur atau akar pohon yang lebih tinggi, pohon seperti itu tidak ada disitu, lihat saja tidak ada bayangan pohon disitu.. Saya pernah mengalami hal yang sama, mengenai "tali" itu ketika memotret di Mangunan. Lihat disini!.



Batuan magma beku ini bisa ditemui di Parangkusuma, barat Parangtritis.
Batuan beku ini terjadi karena cairan magma menerobos sampai permukaan bumi dan beku disitu atau instrusi magma beku dibawah permukaan, kemudian karena peristiwa alam menjadi tersingkap dan nampak seperti itu. Tetapi ternyata lebih daripada itu, anda lihat pagar? itu ternyata merupakan salah satu pintu masuk kealam ratu selatan! Cempuri ini bersebelahan dengan sepasang batu cinta yang juga diberi pagar, tempat pendiri dinasti Mataram bertemu dengan ratu selatan! Woouw datang, lihat dan minta penduduk disitu menceritakan kisah romansa itu.

Barisan magma beku, masih di Cepuri Parangkusuma



Ini gerbang masuk batu cinta, berhadapan dengan cempuri batuan beku Parang Anom.

Datang dan berkunjung ketempat-tempat wisata sejarah menjadikan kita tahu bagaimana masyarakat dan budaya di tempat itu terbentuk. Walahualam bissawab!


Just Relax!